Kamis, 15 Desember 2011

Bloody Iris - End

Sesuatu!! Pokoknya sesuatu banget!! XD Bloody Iris udah kelar!! XD Uwohohohoho~~ XD *berguling*


Curcol dikit deh, kemaren itu sesuatu banget.. Kostumku dateng, pagi ketemu yang shota, siang ketemu yang kakkoii, sore ketemu yang bishie, dan yang terakhir, Setelah 3 hari, akhirnya Dika pulaaang~~ XD *usap ingus* Dika siapa? Itu bukan hal penting, dia itu piaraanku.. XD *dibunuh Dika*


Yah, sekarang to the point aja, tentang akhir dari perjalanan Blade Children veri aku dan Ic-chii~ XD Dan ini tuh rekok update tercepet dalam dunia perfanfic-an seonggok Rin~ XD Yuk kita mulai aja spoiler Bloody Iris Chapter 10 nya~ :3


Di chapter 9, Iris sama Hanon itu ketembak gara-gara ngelindungin Kiyotaka-sama~ XD Akahkah mereka selamat? Atau mereka akan meninggal? Di chapter 10, kalian bakal nemu jawabannya. Makanya~ baca~ #plak
Nyo~ Saya dan Ic-chii dengan bangga soalnya updatenya cepet mempersembahkan :


Bloody Iris chapter 10 : Last Hope

Kiyotaka tersenyum kecut melihat Blade Children menjatuhkan pistol yang telah mereka gunakan untuk mencoba menembak dirinya.

"PANGGIL AMBULANS!" perintah Ayumu.
.
Begitu banyak waktu yang kulalui bersama kalian berdua, Hizumi, Hanon-chan. Aku senang bisa bertemu kalian. Kalian sangat berarti bagiku. Tidak ada yang bisa menggantikan kalian di hidupku.
.
Terima kasih karena kalian selalu membuatku tersenyum dam membuat hidupku bahagia. Maaf jika selama ini aku yang lemah dan cengeng selalu merepotkan kalian semua. Terlebih lagi pada Iris-chan, Aniki dan Onii-chan.. kalian membuatku merasa hidupku berarti dan tak sia-sia.
.
"Aniki... Kau kalah, kau kalah dari kekuatan yang dimiliki Hanon dan Iris, kau menyadarinya..."


"Ya.. mereka adalah gadis yang hebat.." kata Kiyotaka
.
"Hanon masih bernafas!" kata Eyes dengan nada bergetar sambil memangku Hanon yang nafasnya tersenggal-senggal.


"Iris! bertahanlah!" kata Hizumi sambil terus mengenggam erat tangan Iris.
.
"Dasar Bodoh.. Jangan membuat Aniki takut.. Aku tak mau kehilangan dirimu." kata Kanon dengan suara bergetar. Ia benar-benar tak ingin kehilangan Hanon, karena ia tak mau kehilangan keluarganya lagi dalam lingkaran takdir Blade Children yang menyedihkan ini.


"Apa alasanmu melakukan ini, Hanon?" tanya Eyes sambil mempererat genggaman tangannya pada tangan Hanon yang semakin dingin. Hanon hanya kembali tersenyum lemah.


"Aku..." Hanon tampak ingin mengatakan sesuatu
.
"Mou.. yada.. jangan berkata seperti itu lagi." kata Hizumi dengan lirih. Iris tampak sangat malu, ia sudah kehabisan kata-kata untuk memarahi atau menghina Hizumi yang sesungguhnya sangat ia cintai. "Aku... pada akhirnya aku tidak bisa melindungimu... gomen.. gomen..."
.
"... perjalanan roda takdir yang mengerikan sudah terputus.. perjuangan kalian selama ini tidaklah sia-sia, Blade Children.. selamat tinggal mimpi burukku." kata Kiyotaka seraya menutup pintu gudang 




Uwoooh~~ Ini spoilers kebanyakan judulnya.. XD Biarin deh.. Nyahahaha.. XD Jangan lupa baca ceritanya ya~ Ayo dibaca dibaca~ Bloody Iris chapter 10~ Jangan lupa review untuk kedepannya kami lebih baik lagi~ XD Oh iya, di sini juga ada Side Storynya~ Yaitu Bloody Iris : Iris's past. Jangan lupa dibaca juga ya~ XD


Arigatou minna-san~


Salam Random,






.Rinjani.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar